ABJI Soroti Dugaan Penyelewengan Dana Ketahanan Pangan di Brondong, Audiensi Memanas

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:17 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lamongan  //  Detkdki.online  Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Alam Bersatu Jaya Indonesia (ABJI) di Kecamatan Brondong berlangsung memanas. Massa aksi menyoroti dugaan penyimpangan penggunaan anggaran ketahanan pangan di sejumlah desa.

Usai kegiatan doa bersama di Pendopo Kecamatan Brondong, Camat Brondong, Nurul Khumaidah, menemui massa aksi. Dalam kesempatan tersebut, Presiden ABJI, Suliono, menyayangkan adanya agenda doa bersama yang dinilai berbenturan dengan aksi yang sebelumnya telah diberitahukan secara resmi.

“Orang Jawa itu punya etika. Kalau memang ada jadwal yang sama, seharusnya bisa berkirim surat. Dengan kejadian ini kami menganggap ada upaya kongkalikong karena takut didemo ABJI,” tegas Suliono.

Ia juga menyebut hasil investigasi tim ABJI menguatkan dugaan adanya penyimpangan di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Camat Brondong, Nurul Khumaidah, menyampaikan permohonan maaf dan berjanji meningkatkan profesionalitas dalam pengawasan penggunaan anggaran desa.

“Saya memohon maaf atas kejadian ini dan berterima kasih atas masukan dari panjenengan semua. Ke depan saya akan lebih profesional dan lebih teliti dalam pengawasan,” ujarnya.

Setelah sempat terjadi ketegangan, perwakilan ABJI akhirnya diterima melakukan audiensi bersama kepala desa dan pengurus BUMDes di dalam pendopo.

Dalam audiensi tersebut, ABJI memaparkan hasil investigasi terkait penggunaan dana ketahanan pangan di Desa Sumberagung dan Desa Labuhan.

ABJI menyoroti dugaan pengadaan sapi di Desa Sumberagung yang dinilai tidak sesuai aturan karena pengadaan disebut dilakukan melewati tahun anggaran. Tim investigasi sebelumnya juga mengaku hanya menemukan kandang kosong saat melakukan pengecekan lapangan.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberagung berdalih kondisi tersebut dipengaruhi wabah Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.

Selain itu, ABJI juga menyoroti program budidaya ikan kerapu di Desa Labuhan yang dinilai tidak sebanding dengan besaran anggaran yang telah digelontorkan. Pihak desa mengakui program tersebut belum memberikan hasil maksimal.

ABJI menegaskan program ketahanan pangan seharusnya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta dikelola secara transparan dan akuntabel.

Di sisi lain, ABJI memberikan apresiasi kepada Desa Lembor dan Desa Lohgung yang dinilai lebih optimal dalam pengelolaan anggaran ketahanan pangan.

Audiensi berakhir dalam suasana tegang setelah Kepala Desa Labuhan tersulut emosi karena merasa dituduh melakukan tindak pidana korupsi. Namun, ABJI menegaskan pihaknya hanya menyampaikan hasil investigasi serta aspirasi masyarakat tanpa menyudutkan pihak tertentu.  Ibnu/Lamongan

Redaksi//

Detikdki.online 

Investigasi 

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru