IGTKI Rembang Gelar Lomba Kolase Anak di Hari Pendidikan Nasional

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:02 WIB

5022 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBANG // Detikdki.online– Di balik gunungan kertas warna-warni dan tawa riang anak-anak, terselip sebuah makna besar tentang bagaimana pendidikan dimulai dari hal yang paling sederhana: kebersamaan antara orang tua dan anak. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026, Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Kabupaten Rembang menyelenggarakan Lomba Kolase Anak yang berlangsung penuh kehangatan di Puri Berlian Park, Kamis (30/4/2026).

Tidak sekadar ajang menempel dan mewarnai, lomba ini menjelma menjadi panggung kecil bagi tumbuhnya rasa percaya diri, imajinasi, dan kelembutan jiwa anak-anak usia dini.

Semangat dari Bunda PAUD: Kolase sebagai Media Asah Jiwa

Acara dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan pendidikan, termasuk Bunda PAUD Kabupaten Rembang, Hj. Musringah Harno; Wakil Bunda PAUD; Kepala Dindikpora Kab. Rembang, Drs. Achmad Sulchan, M.Pd.; jajaran Kabid PAUD Dikmas, para pengawas TK, serta Manajer Puri Berlian Park.

Dalam sambutannya yang menggelora, Sri Sugianti membuka acara dengan hiburan kecil yang mencairkan suasana. Namun, di balik kemeriahan itu, ia menyampaikan pesan mendasar: pendidikan adalah gerakan hati.

“Untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional ini, IGTKI PGRI Kabupaten Rembang ingin bergerak lebih nyata, lebih dekat dengan anak-anak, dan lebih semangat dari sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Hj. Musringah Harno menegaskan bahwa lomba kolase bukan sekadar kegiatan seru, melainkan investasi jangka panjang bagi tumbuh kembang anak.

“Acara kolase anak ini bukan hanya ajang beraktivitas untuk anak-anak. Tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan motorik halus, imajinasi, serta rasa percaya diri sejak usia dini. Inilah fondasi karakter yang kelak akan mereka bawa hingga dewasa,” tegasnya dengan penuh haru.

Orang Tua dan Guru: Satu Gerak untuk Harmoni

Uniknya, lomba ini tidak hanya melibatkan anak, tetapi juga mengajak orang tua untuk turut aktif mendampingi dan mengarahkan. Para ibu dan ayah dengan sabar menuntun jari-jari mungil menempelkan potongan kertas demi potongan kertas menjadi sebuah gambar yang utuh.

Momen haru pun terlihat. Ada seorang ibu yang membimbing anaknya dengan penuh kesabaran; ada pula seorang ayah yang tak henti-hentinya memberi semangat meski hasil kolase anaknya belum sempurna. Inilah inti dari kegiatan ini: membangun bonding atau ikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak.

Kepala Dindikpora Kab. Rembang, Drs. Achmad Sulchan, M.Pd., memberikan apresiasi mendalam. Baginya, kegiatan ini adalah representasi nyata dari profil Pelajar Pancasila.

“Kegiatan ini merupakan perwujudan bagaimana kita meningkatkan karakter siswa. Tak hanya itu, ini juga membangun keharmonisan orang tua dan anak. Pendidikan karakter tidak lahir di ruang kelas saja, tetapi dari keteladanan dan kebersamaan di rumah,” jelasnya.

Senada dengan itu, Andriana, salah satu pendamping dari IGTKI, menyebut kegiatan ini sebagai gebrakan positif yang layak dicontoh.

“Lomba yang melibatkan orang tua ini tujuannya untuk membangun bonding agar hubungan siswa maupun siswi terhadap orang tua terjalin harmonis. Anak merasa didukung, orang tua merasa diikutsertakan. Ini penting untuk kesehatan mental anak sejak usia dini,” paparnya.

Dari 434 Peserta, Lahir Ribuan Harapan

Tahun ini, lomba kolase dibatasi untuk wilayah Kecamatan Rembang saja. Bukan tanpa alasan. Jika digelar se-kabupaten, peserta bisa mencapai 10.000 anak.

“Kami memilih skala kecamatan dulu, agar lebih fokus dan berkualitas. Tapi luar biasanya, meski hanya satu kecamatan, peserta yang mendaftar tetap mencapai 434 anak. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi,” tambah Sri Sugianti.

Penutup yang Membekas: Piala dan Tawa Air Mancur

Setelah berjam-jam berkarya, dewan juri akhirnya memutuskan para pemenang. Lomba ini memberikan penghargaan untuk juara I, II, III, serta juara harapan I, II, dan III.

Acara ditutup dengan pemberian piala dan piagam penghargaan, lalu dilanjutkan dengan hiburan air di kawasan Puri Berlian Park. Anak-anak berlarian di bawah percikan air, tertawa lepas, seolah melepas lelah sekaligus merayakan kebersamaan yang telah terjalin.

Di akhir acara, Bunda PAUD Kabupaten Rembang berpesan

“Kemenangan sejati bukan hanya piala. Tapi ketika anak pulang dengan senyum, orang tua bangga, dan guru tersenyum puas. Itulah keberhasilan pendidikan kita bersama.”

Selamat hari pendidikan nasional. Dari Rembang, untuk Indonesia yang lebih berkarakter dan berhati.

Pimpinan Redaksi //  Mat Sukeni

Detikdki.online

Penulis: ZAINURI

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru