Limbah SPPG Mengalir Bebas di Sucen Jurutengah, Warga Desak DLH Bertindak “Jangan Sampai Tutup Mata”

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:48 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo | Dwtikdki.online  Dugaan pencemaran lingkungan di wilayah Sucen Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, kian menguat. Limbah yang diduga berasal dari aktivitas SPPG setempat disebut mengalir langsung ke saluran terbuka tanpa pengolahan memadai, memicu keresahan warga.

Dari pantauan di lapangan, aliran air tampak keruh disertai busa putih yang mengalir ke drainase. Bau menyengat tercium kuat, bahkan disebut warga semakin parah saat hujan turun hingga menyebabkan luapan ke sekitar lingkungan.“Kalau hujan turun, limbahnya meluber. Baunya sangat menyengat dan tidak bisa ditahan. Ini jelas sangat mengganggu,” ungkap (wt) salah seorang warga.Selasa (05/05/2026) Kondisi ini dinilai bukan sekedar persoalan kenyamanan, melainkan telah mengarah pada dugaan pencemaran lingkungan yang berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat. Warga khawatir jika situasi ini terus dibiarkan, dampaknya akan semakin luas dan sulit dikendalikan.

Sorotan kini mengarah pada sistem pengelolaan limbah di lokasi tersebut. Jika benar tidak dilakukan pengolahan sesuai standar, maka hal ini berpotensi melanggar aturan lingkungan hidup yang berlaku.Warga pun secara tegas mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purworejo untuk segera turun tangan dan tidak menutup mata terhadap kondisi yang terjadi. “Ini sudah jelas terjadi di depan mata. Kami minta DLH jangan hanya diam. Harus ada tindakan nyata, jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” tegas warga.

Desakan ini menjadi cerminan bahwa masyarakat membutuhkan kehadiran dan ketegasan pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan hidup. Penanganan yang lambat dikhawatirkan justru memperparah situasi dan menurunkan kepercayaan publik.

Jika kondisi ini terus berlangsung tanpa penanganan serius, bukan hanya lingkungan yang terancam, tetapi juga kesehatan warga yang menjadi taruhannya. Masyarakat kini menunggu apakah dinas terkait akan benar-benar hadir, atau justru membiarkan persoalan ini berlarut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPPG maupun DLH setempat belum memberikan keterangan resmi. Media ini akan terus melakukan konfirmasi serta memantau perkembangan guna memastikan adanya langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan ini.

Redaksi//

Detikdki.online

Investigasi 

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru