Kisruh Pengelolaan TPST Desa Kedungbanteng, Warga dan Pekerja Keluhkan Kinerja Pengurus Baru

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:36 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo // detikdki.online  Belum genap satu tahun sejak pergantian kepengurusan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, berbagai keluhan mulai bermunculan.

Pengelolaan yang sebelumnya dinilai berjalan lancar, kini disebut mengalami sejumlah permasalahan, baik dari sisi operasional maupun administrasi.

Kepengurusan lama yang dipimpin oleh Luqman Arif bersama bendahara Sudarmaji disebut mampu menjaga stabilitas layanan tanpa adanya komplain berarti dari warga.

Namun, setelah estafet kepemimpinan beralih kepada Ainur Rofiq (RT 02/01), Herman firmansah(RT 05), dan Peranoto (RT 06), kondisi pengelolaan TPST dinilai memburuk.

Salah satu perangkat desa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa selama masa kepengurusan sebelumnya, pelayanan berjalan normal dan minim keluhan.

“Dulu hampir tidak ada komplain dari warga.

Tapi sekarang, setelah pergantian pengurus, justru banyak masalah muncul,” ujarnya.

Sejumlah warga mengeluhkan keterlambatan pengambilan sampah yang dinilai tidak sesuai dengan jadwal.

Selain itu, transparansi pengelolaan administrasi juga menjadi sorotan.

Warga menilai program, visi, dan misi yang disampaikan pengurus baru tidak berjalan sesuai dengan realita di lapangan.

Tidak hanya warga, para pekerja TPST juga turut menyuarakan ketidakpuasan.

Mereka mengaku menghadapi berbagai kendala teknis, seperti kondisi armada pengangkut sampah yang sering mengalami kerusakan.

Bahkan, salah satu pekerja mengaku kesulitan mendapatkan dana operasional untuk bahan bakar kendaraan.

“Untuk minta uang bensin saja susah.

Sangat berbeda dengan kepengurusan lama.

Dulu juga ada tunjangan saat hari raya, sekarang tidak ada sama sekali.

Akhirnya saya memilih mengundurkan diri,” ungkapnya.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan menurunnya kualitas layanan kebersihan di Desa Kedungbanteng.

Warga berharap adanya evaluasi menyeluruh dari pihak terkait agar pengelolaan TPST dapat kembali berjalan optimal dan transparan demi kepentingan bersama.

Redaksi//

Detikdki.online

Investigasi

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru