Pekerjaan Penarikan Kabel Iconnect PLN di Wonoayu Disorot, Diduga Abaikan Jam Kerja dan Keselamatan

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 01:10 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo, // Detikdki.online  Kegiatan penarikan kabel jaringan Iconnect milik PLN di wilayah Pasar Wonoayu, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, menjadi sorotan publik. Proyek yang seharusnya mengikuti standar operasional dan ketentuan jam kerja ini diduga berjalan di luar aturan yang telah disampaikan oleh pihak pelaksana sendiri.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 16.27 WIB, sejumlah pekerja masih terlihat melakukan aktivitas penarikan kabel di area permukiman warga. Bahkan, hingga pukul 17.05 WIB, kegiatan tersebut masih berlangsung.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi oleh awak media dari dan Detik.online  perwakilan tim lapangan menyebutkan bahwa jam kerja yang berlaku adalah pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Mereka juga menegaskan prinsip keselamatan kerja dengan pernyataan, “kalau tidak safety, lebih baik pulang saja.”

Namun fakta di lapangan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara pernyataan dan pelaksanaan. Aktivitas yang masih berjalan di luar jam kerja tersebut menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan, kedisiplinan, serta komitmen terhadap standar keselamatan kerja (K3).

Selain itu, dari dokumentasi yang diperoleh, tampak pekerja berada di ketinggian menggunakan tangga dengan kondisi yang berpotensi membahayakan, terlebih berada di dekat jaringan kabel dan jalan umum yang cukup ramai. Situasi ini dinilai berisiko, baik bagi pekerja maupun pengguna jalan.

Temuan ini juga diperkuat dengan adanya dokumen surat tugas aktivasi yang menunjukkan pekerjaan dilakukan oleh tim yang mengatasnamakan kegiatan instalasi jaringan fiber optik di area PLN. Namun demikian, implementasi di lapangan tetap harus mengacu pada aturan yang berlaku, termasuk batas waktu kerja dan prosedur keselamatan.

Warga sekitar berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait, baik dari perusahaan pelaksana maupun instansi pengawas, agar kegiatan serupa tidak mengabaikan aspek keselamatan dan ketertiban lingkungan.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak terkait mengenai alasan masih berlangsungnya pekerjaan di luar jam kerja yang telah ditentukan.

Pimpinan Redaksi//Mat Sukeni

Detikdki.online

Investigasi

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru