Proyek Swakelola Jalan Penumangan–Pagar Dewa Disorot, Diduga Jadi Ajang “Bancakan” Korupsi

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 19:45 WIB

5019 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG BARAT Detikdki.online Pekerjaan pemeliharaan jalan melalui mekanisme swakelola oleh UPTD Wilayah VI Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung di ruas jalan Penumangan menuju Pagar Dewa menuai kritik tajam. Proyek yang seharusnya menjadi solusi cepat perbaikan infrastruktur tersebut justru dituding sarat akan praktik korupsi dan manipulasi anggaran.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi pekerjaan fisik jalan terlihat sangat minim kualitas. Tumpukan material yang tidak merata dan proses pengerjaan yang terkesan asal-asalan memicu dugaan adanya pengurangan volume material maupun ketidaksesuaian dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Kepala UPTD Dituding “Tutup Mata”

Dugaan penyelewengan ini semakin diperparah dengan sikap Kepala UPTD Wilayah VI yang terkesan mengelak saat dikonfirmasi. Pejabat terkait dinilai seolah-olah tidak memahami kontribusi atau detail pelaksanaan teknis di lapangan, sebuah sikap yang dianggap publik sebagai upaya cuci tangan atau menutupi bobroknya pengelolaan anggaran swakelola tersebut.

“Sangat tidak masuk akal jika seorang Kepala UPTD tidak paham bagaimana kontribusi dan progres di lapangan. Ini uang rakyat, bukan uang pribadi yang bisa dikelola tanpa transparansi,” ujar salah satu warga yang melintas di lokasi.

Mekanisme Swakelola yang Manipulatif.

 

Mekanisme swakelola yang seharusnya melibatkan tenaga kerja lokal secara transparan kini justru dicurigai hanya menjadi kedok untuk mempermudah oknum dinas dalam mengeruk keuntungan pribadi. Kurangnya pengawasan dari instansi terkait membuat proyek ini berjalan tanpa standar mutu yang jelas.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak pihak Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kejaksaan maupun Kepolisian, untuk segera turun tangan mengaudit proyek swakelola di ruas Penumangan–Pagar Dewa ini guna mencegah kerugian negara yang lebih besar.

 

” Di sisi lain datang tanggapan dari ibu rumah tangga Martina 49 tahun Warga Penumangan Lama. yang keluhan Ibu Martina mengeluhkan pekerjaan tersebut malah mengunakan matrial bekas,” Ujar nya.

 

“Martina menambahakan pekerjaan jalan ini kan sering di lintasi Kendaraan berat seperti mobil angkutan hasil bumi seperti singkong maupun sawit yang sering kali melintas.

 

” Bagaimana mungkin jalan ini bisa bertahan lama kalau pekerjaannya menggunakan material bekas yang digunakan oleh pekerja proyek tersebut. Ini yang di depan mata apalagi yang tidak terlihat ataupun jauh dari pemukiman penduduk besar kemungkinan pekerjaan jauh lebih parah daripada ini dengan rasa penuh kecewa seorang ibu rumah tangga menceritakan di hadapan awak media. Minggu /19 /April/2026.

Redaksi//

Detikdki.online

Penulis Berita (Tim)

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru