Warga Sampang Jadi Korban Dugaan Pemerasan dan Pengeroyokan Saat Mengawal Ambulans, MADAS Sedarah Turun Tangan

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 09:23 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya // Detikdki.online Seorang warga Kabupaten Sampang bernama Naiman menjadi korban dugaan tindak pidana pemerasan disertai pengeroyokan oleh sekelompok orang yang diduga melakukan aksi premanisme di Jalan Sedati sidoarjo, saat dirinya tengah mengawal ambulans untuk menjemput jenazah dari Bandara Juanda.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Naiman bersama rombongan dalam perjalanan dari Sampang menuju Surabaya untuk menjemput jenazah. Namun, di tengah perjalanan, rombongan dihentikan secara tiba-tiba oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.

Tanpa memiliki kewenangan yang sah, para pelaku melakukan penghentian secara paksa dan ilegal. Tidak hanya itu, mereka juga mengeluarkan kata-kata tidak senonoh, disertai tindakan kekerasan berupa pengeroyokan terhadap Naiman.

Dalam kondisi tertekan, korban diduga dipaksa untuk menyerahkan uang sebesar Rp3 juta. Para pelaku bahkan mengancam dan melakukan pemukulan apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi.

Ironisnya, peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang menjalankan misi kemanusiaan, yakni mengawal ambulans untuk menjemput jenazah dari Bandara Juanda untuk dibawa pulang ke Sampang.

Atas kejadian tersebut, Naiman telah melaporkan secara resmi ke Polda Jawa Timur guna mendapatkan perlindungan hukum dan keadilan.

Menanggapi hal tersebut, tim dari MADAS Sedarah langsung melakukan pendampingan terhadap korban. Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum hingga tuntas.

“MADAS Sedarah mengecam keras segala bentuk tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat, terlebih dalam situasi duka seperti ini. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga melukai nilai kemanusiaan,” tegas perwakilan MADAS Sedarah.

MADAS Sedarah juga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polda Jawa Timur, untuk segera menangkap seluruh pelaku yang terlibat dan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Selain itu, MADAS Sedarah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur serta tidak memberikan ruang bagi praktik-praktik premanisme yang merugikan dan meresahkan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, karena menunjukkan bahwa tindakan premanisme masih terjadi dan dapat menimpa siapa saja, bahkan dalam situasi kemanusiaan seperti pengawalan jenazah.

Redaksi//

Detikdki.online

(Aziz)

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru