OJK Gelontorkan Rp117 Miliar, 5.635 Nelayan Banyuwangi Kini Lepas dari Jerat Rentenir

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 23:26 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI,//Detikdki.online Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember terus mendukung terciptanya keuangan inklusif di Banyuwangi. Salah satunya, OJK telah memfasilitasi pengembangan usaha bagi ribuan nelayan di Banyuwangi.

Di Banyuwangi, OJK memfasilitasi nelayan lewat program Stop Rentenir “Osing” (Ojo Isin Isun ngamprah ning bank (Jangan Malu Pinjam ke Bank). Lewat program ini, 5635 nelayan telah terfasilitasi pendanaan hingga Rp. 117 miliar untuk pengembangan usaha dari berbagai bank.

“Kami berharap program OJK yang membuka akses keuangan bagi para nelayan daerah terus berlanjut. Kalau bisa berlanjut bagi pelaku usaha non formal lainnya di Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk saat bertemu dengan Tim OJK Jember, di Kantor Bupati Banyuwangi, Kamis (16/4/2026).

Kepala OJK Jember Aris mengatakan program Osing bagi nelayan ini karena minimnya literasi keuangan nelayan sehingga rawan terjerat rentenir. Untuk itu, OJK terus memfasilitasi nelayan untuk mengembangkan usahanya lewat bantuan permodalan.

“Program ini untuk mencegah masyarakat tidak ke rentenir untuk mendapat pembiayaan. Dengan program Osing, masyarakat pesisir bisa terakses pembiayaan bahkan bisa melakukan hilirisasi ekonomi selain mencari ikan di laut,” terang Aris.

Ditambahkan Aris, OJK juga tengah membidik peluang baru peningkatan ekosistem keuangan di sektor pariwisata. Mengingat sektor pariwisata Banyuwangi punya potensi luar biasa untuk dikembangkan. “Kami siap mendukung pariwisata Banyuwangi dengan cara mendukung para stakeholder wisata,” pungkas Aris.

Redaksi//

Detikdki.online

(NANG)

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru