Evakuasi Misterius Tengah Malam, Dugaan Penghilangan Barang Bukti Kasus Lansia Terlantar di Surabaya Disorot

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Senin, 30 Maret 2026 - 10:31 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya,// Detikdki.online 30 Maret 2026 — Penanganan kasus seorang lansia bernama Sueb yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi sakit dan kelaparan di sebuah gubuk di wilayah perbatasan kini semakin menuai polemik. Lokasi tersebut diketahui berada sekitaran area Kelurahan Kejawan Putih Tambak, tepat di samping jembatan sungai yang menghubungkan kawasan Mulyorejo menuju wilayah Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.

Evakuasi yang dilakukan secara diam-diam pada malam hari justru memicu kecurigaan publik adanya dugaan penghilangan barang bukti oleh pihak kelurahan dan kecamatan setempat.

Peristiwa ini menjadi sorotan setelah sejumlah pihak mempertanyakan alasan evakuasi dilakukan saat kondisi lingkungan sepi. Tidak sedikit warga dan pegiat sosial yang menilai langkah tersebut tidak transparan dan terkesan terburu-buru.

Ketua ORMAS SAPURA, Musawwi, menyampaikan keprihatinannya sekaligus mempertanyakan langkah aparat setempat.

“Kenapa evakuasi dilakukan malam hari saat situasi sepi? Kenapa tidak dilakukan pada pagi hari agar terbuka dan bisa disaksikan publik? Ini menimbulkan dugaan adanya upaya menghilangkan barang bukti di lokasi,” tegasnya.

Musawwi menambahkan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia menilai kasus yang menimpa Sueb bukan sekadar persoalan kemanusiaan, tetapi juga mencerminkan lemahnya pengawasan dan kepedulian pemerintah di tingkat bawah.

“Kami akan kawal terus kasus bapak Sueb. Sangat miris, di kota sebesar Surabaya dengan gedung-gedung tinggi, masih ada warga yang hidup dalam kondisi sangat memprihatinkan tanpa perhatian dari pemerintah setempat,” lanjutnya.

Kasus ini semakin menguatkan dugaan adanya kelalaian dalam penanganan warga rentan. Selama bertahun-tahun, Sueb disebut hidup sendiri di gubuk sederhana di area tersebut tanpa pendampingan, hingga akhirnya kondisinya viral di pemberitaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kelurahan, kecamatan, maupun Dinas Sosial Kota Surabaya belum memberikan keterangan resmi terkait alasan evakuasi dilakukan pada malam hari serta tudingan penghilangan barang bukti di lokasi.

Publik kini menunggu transparansi dan klarifikasi dari pemerintah setempat. Desakan agar dilakukan investigasi terbuka pun semakin menguat, guna memastikan tidak ada pelanggaran prosedur maupun upaya menutup-nutupi fakta dalam penanganan kasus lansia terlantar tersebut.

Redaksi//

Detikdki.online

Asis

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru