Diduga: Tumpukan Kabel dari Berbagai macam provider tidak diangkut setelah pengerjaan perbaikan kebakaran membuat kumuh jalan raya Mauk Sangiang jaya

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:53 WIB

5017 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang // Detikdki.online  Kumuh dan semrawut itu tampak pada pemasangan kabel wifi dijalan Raya Mauk Sangiang Jaya Kecamatan Periuk kota Tangerang   pemasangan kabel wifi ini merusak pemandangan dijalan raya Periuk tampak begitu amburadul banyak kabel yang diduga tidak diangkut setelah pengerjaan dilokasi habis terbakar Sabtu (14/3/2026) dan termasuk pemasangan tiang-tiangnya sangat mengganggu keindahan, kenyamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Periuk Kota Tangerang atau sangat merusak tatanan estetika lingkungan. nyaris tidak ada solusi dan teguran dari pihak manapun baik kelurahan Periuk , kecamatan Periuk dan dinas terkait pupr kota Tangerang dalam penataan kabel provider seperti itu tapi hal kecil sangat mengganggu bagi pengguna jalan apalagi dilokasi itu daerah macet.

puluhan kabel diduga dari berbagai macam provider yang berbeda itu tampak semrawut dijalan kamis (19/3/2026) ada yang menjuntai kebawah menyentuk aspal begitupun, begitupun tumpukan kabel bekas tidak diagkut serta tiang-tiang tancap yang tidak ditertibkan , bahkan satu tempat ada pemasangan 4 tiang sampai 8 tiang

Semua provider ini seolah mengabaikan Peraturan Pemerintah (PP) : Peraturan Pemerintah No. 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi. Mengatur tentang penyelenggaraan telekomunikasi, termasuk pemasangan kabel WiFi.

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi.  Mengatur tentang penyelenggaraan telekomunikasi, termasuk pemasangan kabel WiFi.

Dimana peran pemerintah Kota(Pemkot) Tangerang selama ini tidak ada komitmen untuk meningkatkan estetika kota sehingga penataan kabel kabel udara Sangat semrawut. Sudah ada kejadian kebakaran diwilayah Periuk tetapi tidak ada tindakan baik penataan memindahkan kabel udara kedalam tanah atau pemotongan kabel udara .

Salah satu warga YL merasa sangat kecewa dengan provider yang meninggalkan kabel hasil potongan dan ditinggal ditempat tidak dibawah kegudangnya membuat jalanan tampak kumuh..

Begitupun dengan banyaknya respon pejalan kaki dan keluhan warga yang melihat banyak kabel menjuntai kebawah takut kena leher disaat kita berjalan ,, ungkapnya.

Dinas PUPR Kota Tangerang dan jajarannya harusnya turun kelapangan melihat kondisi serta memberikan sangsi tegas terhadap provider yang melanggar baik tertulis atau pemututusan tidak boleh beroperasi,ada sekitar 10 provider atau mungkin bisa lebih dikota Tangerang baik provider besar seperti Biznet, indihome.first media dan my Republik, provider lokal ,serta provider seluler (cakupan 4G/5G).

Bagaimanapun pihak penyedia jasa internet harus bertanggungjawab begitupun fungsi kontrol para pemangku kebijakan disetiap wilayah termasuk juga Kominfo dan PU Bina Marga seharusnya menjadi garda terdepan terkait permasalahan ini.seolah mereka tidak peduli akan hal tersebut, Apakah staff ahli tidak memberi masukan atau saran terkait penataan kota,

Redaksi//

Detikdki.online

Ysf

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Klarifikasi Kericuhan Pantura dan Tegaskan Dukungan Penegakan Hukum

Senin, 2 November 2026 - 22:03 WIB

DPD MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Jatim Angkat Sikap soal Kericuhan Probolinggo, Serahkan Penanganan Sepenuhnya kepada Polres Probolinggo

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Kericuhan Pantura Berdampak pada Citra Organisasi, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Sikap dan Sampaikan Klarifikasi

Senin, 2 November 2026 - 22:02 WIB

Gelar Audiensi dengan Kapolres Probolinggo, MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Bantah Keterlibatan dalam Kericuhan yang Terjadi Pada Rabu Malam (28/10)

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru