Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:48 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLITAR, //  Dugaan aktivitas perjudian sabung ayam sistem undangan di wilayah Jatilengger, Kabupaten Blitar, dilaporkan awak media kepada aparat penegak hukum pada Minggu (14/6/2026).

Laporan tersebut mendapat respons singkat dari Kanit Pidum Polres Blitar dengan jawaban, “Siap”, saat menerima informasi mengenai dugaan kegiatan sabung ayam yang dinilai meresahkan masyarakat.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum diketahui adanya langkah penindakan maupun hasil pengecekan di lokasi yang dimaksud. Awak media menyatakan akan terus mengawal perkembangan laporan tersebut dan menunggu tindak lanjut dari aparat penegak hukum.

Masyarakat juga berharap Kapolda Jawa Timur beserta jajaran turun tangan untuk memastikan setiap laporan dugaan perjudian ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Apabila terbukti terdapat praktik perjudian, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian yang mengatur ancaman pidana bagi penyelenggara maupun pihak yang mengambil keuntungan dari kegiatan perjudian. Selain itu, peserta yang terlibat juga dapat dikenakan ketentuan pidana yang berlaku.

Sementara itu, berdasarkan KUHAP, aparat penegak hukum memiliki kewenangan menerima laporan masyarakat, melakukan penyelidikan, penyidikan, pengumpulan alat bukti, serta mengambil tindakan hukum apabila ditemukan adanya unsur tindak pidana.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait tindak lanjut laporan dugaan sabung ayam undangan di wilayah Jatilengger, Kabupaten Blitar.

 

Redaksi//

Detikdki.online 

Investigasi 

Berita Terkait

BLORA,//  8 JUNI 2026 – Kondisi memprihatinkan terlihat di kawasan hutan jati Petak 22/23 RPH Watuondo, BKPH Kalonan, Kecamatan Todanan. Kawasan yang dulunya hijau, rindang, dan menjadi kebanggaan warga, kini berubah menjadi gundul dan rusak parah.
KORAMIL 411-09/SS SAMBUT HANGAT KUNJUNGAN EDUKASI SISWA – SISWI TK KAMPUNG GAYA BARU VIII
VIRAL PUNGLI DI PERBATASAN LAMPUNG TENGAH – LAMPUNG UTARA, POLISI BERGERAK CEPAT AMNAKAN DUA PELAKU
WAKA DPC MADAS SEDARAH KABUPATEN JEMBER DAMPINGI WARGA, SEKDES MLOKOREJO DIDUGA LAKUKAN PUNGLI PENGURUSAN AKTA TANAH
Kabupaten Lamongan Raih Penghargaan Terbaik 3 Nasional Praktik Baik Pemanfaatan SIBI untuk Pembelajaran
Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 
Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif  .
Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:48 WIB

Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:14 WIB

BLORA,//  8 JUNI 2026 – Kondisi memprihatinkan terlihat di kawasan hutan jati Petak 22/23 RPH Watuondo, BKPH Kalonan, Kecamatan Todanan. Kawasan yang dulunya hijau, rindang, dan menjadi kebanggaan warga, kini berubah menjadi gundul dan rusak parah.

Senin, 8 Juni 2026 - 19:49 WIB

KORAMIL 411-09/SS SAMBUT HANGAT KUNJUNGAN EDUKASI SISWA – SISWI TK KAMPUNG GAYA BARU VIII

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:13 WIB

VIRAL PUNGLI DI PERBATASAN LAMPUNG TENGAH – LAMPUNG UTARA, POLISI BERGERAK CEPAT AMNAKAN DUA PELAKU

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:55 WIB

Kabupaten Lamongan Raih Penghargaan Terbaik 3 Nasional Praktik Baik Pemanfaatan SIBI untuk Pembelajaran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:18 WIB

Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:26 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif  .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:44 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru