DIDUGA PROYEK PAVING BLOK DI KP BOJONG KARANG HARJA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN, BIAS SOROT KUALITAS, PEMADATAN, DAN K3

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:51 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detidki.online Kabupaten Tangerang – Proyek pemasangan paving blok di Kampung Bojong RT 002 RW 002, Desa Karang Harja, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang bersumber dari dana PBH Tahun Anggaran 2026 dan dikerjakan secara swakelola oleh pihak desa, menuai sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Badan Independent Anti Suap Indonesia (DPP BIAS Indonesia).

Pasalnya, meskipun papan proyek terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut diduga dikerjakan kurang maksimal. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (30/04/2026), proyek dengan nilai anggaran sebesar Rp32.749.000 itu diduga tidak memenuhi standar teknis.

Tim investigasi menemukan beberapa indikasi, di antaranya hasil pemasangan paving blok yang kurang rapi, diduga kurangnya proses pemadatan, serta kualitas pekerjaan yang terkesan terburu-buru. Selain itu, penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di lokasi proyek juga diduga tidak dijalankan, terlihat dari pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana mestinya.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa hasil proyek tidak akan bertahan lama serta berpotensi membahayakan para pekerja di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, tim media bersama LSM BIAS mendesak pihak pemerintah desa untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran desa dinilai sangat penting agar dana publik benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, proyek yang bersumber dari dana PBH seharusnya dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, standar mutu, serta memperhatikan aspek K3.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak desa maupun pelaksana swakelola belum dapat ditemui atau memberikan keterangan resmi terkait temuan di lapangan.

Masyarakat setempat berharap adanya evaluasi yang serius agar ke depan kualitas pembangunan di wilayah Desa Karang Harja, Kecamatan Cisoka, dapat lebih baik dan sesuai dengan harapan.

Ketua Umum DPP BIAS Indonesia, Eky Amartin, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal penggunaan anggaran desa agar tidak disalahgunakan. Ia menyatakan bahwa setiap rupiah anggaran desa adalah uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan berkualitas.

“Jika dalam pelaksanaannya ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai standar, termasuk mengabaikan aspek K3, maka wajib dilakukan evaluasi. Jangan sampai pembangunan hanya formalitas tanpa kualitas,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, pihaknya tidak akan segan mendorong adanya audit dan pemeriksaan lebih lanjut apabila ditemukan indikasi kelalaian maupun penyimpangan.

“Kalau ada unsur kelalaian atau penyimpangan, harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Pembangunan harus berkualitas dan aman bagi pekerja serta masyarakat,” tutupnya.

Redaksi//

Detikdki.online

arif

Berita Terkait

LAPORAN LAKA LAUT PERAHU  TENGGELAM 1 MENINGGAL DUNIA DAN 2 BELUM DI TEMUKAN di AREA DEPAN PELABUHAN PLTU GRESIK 
PEMBELI TRANSFER Rp315 JUTA, PENJUAL TAK TERIMA UANG SEPESERPUN! POLSEK SEDAN BONGKAR MODUS PENIPUAN “SEGITIGA” JUAL BELI TRUCK
DPC MADAS Pasuruan Raya Gelar Rapat Bulanan Dirangkai Santunan Anak Yatim, Duafa, dan Sholawat Bersama
Respons Cepat Laporan 110, Polsek Dentim Bubarkan Aksi Balap Liar di By Pass Ngurah Rai
Modus Pura-pura Jadi Ojol, Pelaku Jambret HP Korban Anak Seorang Jurnalis
Husno resmi di lantik sebagai ketua dan nahkodai madas sedarah dpc bogor kota 
Ketua Umum API Moch Syamsul Arifin: Kebebasan Pers adalah Pilar Demokrasi yang Harus Dijaga
Momentum Hardiknas, Satgas Yonif 521/DY Bersama Siswa Tata Taman Sekolah di Distrik Walesi

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 14:08 WIB

LAPORAN LAKA LAUT PERAHU  TENGGELAM 1 MENINGGAL DUNIA DAN 2 BELUM DI TEMUKAN di AREA DEPAN PELABUHAN PLTU GRESIK 

Senin, 4 Mei 2026 - 14:02 WIB

PEMBELI TRANSFER Rp315 JUTA, PENJUAL TAK TERIMA UANG SEPESERPUN! POLSEK SEDAN BONGKAR MODUS PENIPUAN “SEGITIGA” JUAL BELI TRUCK

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:55 WIB

DPC MADAS Pasuruan Raya Gelar Rapat Bulanan Dirangkai Santunan Anak Yatim, Duafa, dan Sholawat Bersama

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:22 WIB

Respons Cepat Laporan 110, Polsek Dentim Bubarkan Aksi Balap Liar di By Pass Ngurah Rai

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:01 WIB

Modus Pura-pura Jadi Ojol, Pelaku Jambret HP Korban Anak Seorang Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

Ketua Umum API Moch Syamsul Arifin: Kebebasan Pers adalah Pilar Demokrasi yang Harus Dijaga

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:00 WIB

Momentum Hardiknas, Satgas Yonif 521/DY Bersama Siswa Tata Taman Sekolah di Distrik Walesi

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:56 WIB

_rilis resmi DPP FWJ Indonesia Versi English_

Berita Terbaru