Proyek// pembangunan rehabilitasi gapura selamat datang kelurahan Kutabumi ( jalan raya kutabumi-kutajaya) diwilayah RT 02 mendapatkan kritikan tajam dari warga , proyek yang dibangun dengan anggaran fantastis Rp 90.746.000.menggunakan dana APBD Kab Tangerang/Tahun 2026, pelaksana CV BINTANG SAMUDRA dengan estimasi waktu 45 Hari kalender Proyek yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut diduga mengalami mark up anggaran dan menuai tanda tanya dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan di lapangan.proyek yang dimulai (5/5/2025) tak sampai seminggu sudah selesai bukan hanya pengerjaan nya tetapi papan proyek yang dipasang didekat gapura hanya berumur sehari dan sudah dicopot.
Sejumlah warga menilai diduga kondisi fisik lapisan rangka besi hollow memakai ukuran kecil dari segi ketebalan juga serta aluminium untuk menutupi beton tembok gapura diduga menggunakan bahan yang tidak sesuai speak tidak sebanding dengan nilai anggaran yang dikabarkan cukup besar. Dugaan penggelembungan biaya mencuat setelah masyarakat membandingkan volume pekerjaan dengan material yang digunakan dalam proyek tersebut.”
Desakan dari beberapa warga proyek yang dikerjakan CV BINTANG SAMUDRA ini tidak sesuai spesifikasi teknis desakan untuk membongkar mencuat dari warga sekitar
melihat hasil pengerjaan dilapangan warga mulai mempertanyakan apakah Anggarannya memang sesuai atau tidak ,secara kasat mata nilainya dianggap tidak sebanding “ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan .
Proyek pembangunan rehabilitasi gapura Kutabumi diduga lakukan mark up anggaran selain dugaan mark up , proyek tersebut perlu diaudit secara menyeluruh untuk memastikan proses pengerjaan telah sesuai spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Transparansi penggunaan anggaran dinilai penting agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan ditengah masyarakat.
Instansi terkait harus melakukan pemeriksaan menyeluruh baik dokumen proyek mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga pencairan anggaran dibuka secara transparan kepubik.
“Jika benar ada indikasi mark up ,maka ini harus diusut tuntas.jangan Sampai anggaran yang bersumber dari uang rakyat justru disalahgunakan ”
Sebelum proyek ini diserahterimakan diharapkan pihak kelurahan dan kecamatan pasar Kemis turun kelapangan dan klarifikasi terbuka agar tidak menimbulkan asumsi liar ditengah publik.
Redaksi//
Detikdki.online
Yyn (korwil)




















