Bukan penganiayaan polisi hentikan kasus dugaan kekerasan bayi di Magetan. 

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:59 WIB

5015 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magetan // Detikdki.online  Kasus dugaan kekerasan terhadap seorang bayi di Magetan yang sempat menyita perhatian publik berakhir antiklimaks.

Polres Magetan resmi menghentikan penyelidikan setelah hasil medis dan laboratorium forensik memastikan luka pada korban bukan akibat penganiayaan.

Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Joko Santoso mengatakan penghentian penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima hasil pemeriksaan dari RSUD dr Sayidiman Magetan dan Laboratorium Forensik Polda Jatim.

“SP2HP sudah kami sampaikan terkait hasil gelar perkara dan penyelidikan,” ujarnya, Senin (11/5).

Sebelumnya, kasus tersebut mencuat setelah muncul dugaan seorang bayi mengalami luka melepuh di bagian mulut akibat tindak kekerasan.

Namun, hasil pemeriksaan dokter spesialis memastikan luka tersebut merupakan sariawan atau trauma fisiologis yang umum terjadi pada bayi.

“Berdasarkan keterangan medis RSUD dr Sayidiman, luka tersebut dikategorikan sebagai trauma fisiologis atau normal pada bayi,” paparnya.

Selain pemeriksaan medis, polisi juga menguji sampel muntahan bayi melalui Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur.

Hasilnya, tidak ditemukan cairan maupun zat asing yang mengarah pada dugaan kekerasan menggunakan bahan kimia tertentu. “Kalau karena kimia asam sudah dibantahkan hasil labfor,” jelasnya..

Redaksi//

Detikdki.online

Investigasi 

 

Team

Berita Terkait

ANNIVERSARY KE-26 LMP BANYUWANGI, PERKUAT SOLIDARITAS, NASIONALISME
Novi Marzani: Kalau Data Korupsi BUMD Rp30 Miliar Tidak Valid, Saya Tuntut Balik Ketua Fortuba!
Sebuah usaha rias pengantin di kawasan pemukiman warga di desa ngancar, kecamatan pitu , Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, 
LUAR BIASA BAPAK KADES ABDI  INI BISA NGASIH JAMSOSTEK  KEPADA MASYARAKAT TREWUNG 
Muswil Ke-I PERADAN Banyuwangi Digelar, Penguatan Profesi Advokat Jadi Sorotan.
Plt. Kades Sidokepung kecamatan Buduran Kab. Sidoarjo dilaporkan ke KEJARI Sidoarjo atas Dugaan korupsi dana Penyalahgunaan wewenang jabatan Dana BK ( Bantuan Keuangan ) Rp1 Milyar tahun anggaran 2025
Enam Bulan Somasi Tak Digubris, H. Marsudi Bersama Warga Segel Pintu Masuk Tower di Tanjung Bumi
Pastikan Tepat Sasaran, Ketua Komisi II DPRD Tulang Bawang Gelar Sidak di SPBU BUMD

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Kapolres Probolinggo Terima Audiensi Ormas MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun), Dukung Penuh Penegakan Hukum dan Kamtibmas

Senin, 2 November 2026 - 17:27 WIB

Polres Probolinggo Launching Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah, Cegah Bullying dan Kenakalan Remaja di SMAN 1 Kraksaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Salurkan Air Bersih dan Silaturahmi Bareng Forkopimcam Tongas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:06 WIB

PELAYANAN HUMANIS: KB SAMSAT TALANGAGUNG DAN SATLANTAS POLRES MALANG PERKUAT KEDEKATAN DENGAN MASYARAKAT

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Perkuat Sinergi dan Soliditas Organisasi, Tiga DPAC MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Probolinggo Gelar Rakor dan Konsolidasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:49 WIB

SIARAN PERS: DPW LSM BIDIK JATIM DAN DPC MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) PROBOLINGGO RAYA RESMI LAPORKAN DUGAAN KORUPSI BPNT DAN TPPU KE KPK HINGGA KEJAGUNG

Berita Terbaru