Astaga Diduga Ambulans Sebesar Rp1 Milyar 250 juta dan Diperuntukkan Sebagai Ambulans Rujukan Dengan Spesifikasi ICU mini Hilang Tanpa Jejak Perlengkapannya.

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 23:15 WIB

50216 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(DETIKDKI.ONLINE) Realisasi anggaran Rumah Sakit (RS) Anatototi pada tahun anggaran 2022–2023 tercatat mencapai lebih dari Rp9 miliar. Sementara pada tahun 2025, alokasi anggaran kembali dikucurkan dengan nilai lebih dari Rp3 miliar. Namun, di tengah besarnya anggaran tersebut, muncul pertanyaan serius terkait pengadaan satu unit ambulans melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2022 senilai Rp1 miliar lebih.Ambulans yang dimaksud diketahui dianggarkan sebesar Rp1 Milyar 250 juta dan diperuntukkan sebagai ambulans rujukan dengan spesifikasi ICU mini. Dalam dokumen pengadaan, ambulans tersebut seharusnya dilengkapi berbagai peralatan medis penunjang layanan gawat daruratan. Dalam pengadaan tahun 2022 itu, ambulans sudah dilengkapi alat-alat medis lengkap. Ada tensi meter, stetoskop, tabung oksigen, alat pacu jantung, lemari obat, tiang infus, kotak P3K, hingga alat bedah minor set,” ungkap seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, kepada media ini.Selain itu, ambulans tersebut juga dilengkapi cairan infus beserta slang infus, peralatan pendukung lainnya, serta kelengkapan standar medis sesuai spesifikasi ICU mini. Namun fakta di lapangan saat ini, sejumlah alat medis yang sebelumnya tercantum dalam pengadaan tersebut diduga sudah tidak berada di dalam ambulans. Sekarang alat-alat itu sudah tidak ada. Kondisi ambulans tidak lagi sesuai dengan spesifikasi awal pengadaan. Ini yang menjadi tanda tanya besar, ujar narasumber yang tidak mau menyebutkan namanya. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap keberadaan dan pemeliharaan seluruh aset pengadaan berada pada manajemen rumah sakit, khususnya Direktur RS Anatototi sebagai penanggung jawab utama.Kalau alat-alat itu hilang atau tidak jelas keberadaannya, Direktur Rumah Sakit harus bertanggung jawab. Itu barang negara, dibeli dengan uang negara, tegasnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen RS Anatototi maupun Direktur Rumah Sakit terkait dugaan hilangnya kelengkapan alat medis pada ambulans( Dana DAK ) tersebut.

Redaksi//

Detikdki.online

Red ( Ellon)

Berita Terkait

Hak Jawab Manajemen D’Point: Bantah Disebut “Sarang Narkoba”, Tegaskan Mantan Manager Ditangkap setelah Resign dari Kerjaannya.
Lapas Kelas IIA Binjai Gelar Munggahan Sambut Ramadan 1447 H, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Pegawai
Sumur Bor TMMD Tembus Air, Warga Semakin Semangat
Polrestabes Medan Tegaskan Proses Hukum Penganiayaan Kasus Pencurian, Framing Negatif 
RP60 JUTA DARI REKENING MERTUA DIDUGA DIGELAPKAN, R DILAPORKAN KE POLISI
Ketua Umum LPK Muhammad Ali, S.H. Pertanyakan Polda Lampung Soal Dugaan Ijazah Plasu Eka Saudara Kembar Wali Kota Bandar Lampung
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memberikan klarifikasi penting terkait isu iuran sebesar 1 miliar dolar AS untk
Armada Trump di Depan Pintu Iran, Apa yang Akan Terjadi? Aset militer Amerika Serikat—kapal induk, pesawat tempur, dan sistem pertahanan udara—berkumpul di Timur

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:12 WIB

H, Azis Seketaris Umum DPP MADAS SEDARAH Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam, Surabaya, 16 Juni

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:07 WIB

Ketua LPK-GPI Tulang Bawang Beri Ucapan Selamat Atas Terpilihnya Erwinsyah Sebagai Ketua PWI 2026-2029

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:48 WIB

Lapor Kapolda Jatim, Dugaan Sabung Ayam Undangan di Jatilengger Blitar Direspons “Siap” oleh Kanit Pidum

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:14 WIB

BLORA,//  8 JUNI 2026 – Kondisi memprihatinkan terlihat di kawasan hutan jati Petak 22/23 RPH Watuondo, BKPH Kalonan, Kecamatan Todanan. Kawasan yang dulunya hijau, rindang, dan menjadi kebanggaan warga, kini berubah menjadi gundul dan rusak parah.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:13 WIB

VIRAL PUNGLI DI PERBATASAN LAMPUNG TENGAH – LAMPUNG UTARA, POLISI BERGERAK CEPAT AMNAKAN DUA PELAKU

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:59 WIB

WAKA DPC MADAS SEDARAH KABUPATEN JEMBER DAMPINGI WARGA, SEKDES MLOKOREJO DIDUGA LAKUKAN PUNGLI PENGURUSAN AKTA TANAH

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:55 WIB

Kabupaten Lamongan Raih Penghargaan Terbaik 3 Nasional Praktik Baik Pemanfaatan SIBI untuk Pembelajaran

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:18 WIB

Diduga Oknum Bapenda kabupaten Malang Mengambil Alih Lahan Parkir Dari Dishub 

Berita Terbaru