Oknum TNI Jadi Mafia Anggaran Gedung KDMP Di Bangkalan. 

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:21 WIB

5077 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkalan Madura.// Detikdki.online PT. Agrinas Pangan Nusantra secara resmi sebagai penerima tugas dari Presiden Prabowo untuk membangun gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh indonesia sebanyak 80.000 bangunan, yang bekerja sama dengan TNI.  Anggaran pembangunan gedung tersebut bisa dibilang fantastis, yaitu mencapai 1.6 miliar pergedung. Sumber dananya yaitu berasal dari skema pinjaman Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang disalurkan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara. Tetapi yang punya kewajiban membayar cicilannya yaitu Koperasi Desa Merah Putih yang diambil dari Dana Desa.Jika beban pembayarannya diambil dari Desa, seharusnya Agrinas melibatkan Pemerintah Desa dalam proses perencanaan dan pembangunannya bukan malah menggandeng TNI. Karena tugas TNI bukanlah kontraktor dan tidak boleh turun mengerjakan proyek sebagaimana diatur oleh *Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI) (yang telah diubah menjadi UU No. 3 Tahun 2025)*

*ANGGARAN GUDANG KDMP MASIH MISTERIUS* Bicara tentang anggaran pembangunan KDMP, ini butuh dikuliti sedetail mungkin. Mulai dari anggaran persiapan sampai pada tahap pelaksanaanya, termasuk juga material yang sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan dalam RABnya.  Untuk anggaran pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebenarnya bervariasi, dengan estimasi biaya fisik sekitar Rp1,6 miliar per unit mencakup gudang, gerai, kendaraan, dan kelengkapan lainnya yang bersumber dari pinjaman Himbara dibayar pakai Dana Desa. Di Bangkalan, anggaran pengerjaan gudang KDMP ini pada RAB tercatat Rp. 1.099.615.763, sedangkan yang Rp. 600.000.000 juta tidak diketahui disimpan dimana dan untuk apa. Masih menjadi misteri? Dalam sebuah pesan pribadi yang disampaikan oleh salah satu kontraktor kepada saya, “saya ditawarin pembangunan KDMP, tapi potongannya lumayan besar kurang lebih 40%” cetusnya.  Pesan ini tidak saya terima mentah-mentah, karena bisa jadi salah tetapi bisa juga mendekati kebenaran meski secara real pembuktian akan sangat sulit, selain itu takut ini fitnah. Yang namanya potong memotong anggaran, selama ini memang seperti kentut, bentuknya tidak terlihat tapi baunya terdengar. Nah disinilah ruang kosong aparat penegak hukum dan masyarakat untuk ikut serta mengawasi anggaran pembangunan gedung KDMP ini. Ketika anggaran negara masih ada potong memotong, maka efeknya nanti pada pengurangan kualitas bahan bangunan. Seperti contoh, anggaran untuk struktur bawah sebenarnya Rp.192.281.146 tetapi banyak komponen yang kemudian dikurangi, misalkan penggalian pondasi dilakukan swadaya, pengerjaan lantai bawah pondasi juga tidak dilakukan atau bahkan pembesian juga dicampur ukuran dan kualitasnya, ini perlu didokumentasikan dan diperhatikan dari sekarang. Berikutnya, nanti harus benar benar diawasi juga pengerjaan struktur atasnya agar sesuai dengan RAB..

Sederhananya “gedung ukuran 20×30 itu apakah realistis menghabiskan anggaran sampai 1.6 Miliar?” Mari kita awasi dan dokumentasikan setiap bahan yang datang dan tahapan pengerjaan KDMP ini.  *PROYEK TNI*

Selama ini, TNI selalu dikenal dengan semangat gotong royongnya dan selalu menjadi garda terdepan mendukung pembangunan dengan sistem padat karya, tapi ketika dihadapkan pada proyek gedung KDMP semangat gotong royong dan padat karya yang selalu digelorakan itu hilang tiba-tiba “kurang anggaran kita gotong royong, banyak anggaran maaf kita sudah borong”. Kalimat ini mungkin cocok untuk membaca wajah TNI saat ini. TNI yang sekarang tidak seperti dulu lagi, karena mereka sudah berkuasa dan lupa pada semangat dulu yang begitu membara “Dulu TNI bagi kami singaraja, kami rindu pada TNI yang mengayomi dan melindungi NKRI bukan TNI yang disibukkan dengan pembangunan gedung KDMP”. (31/1/2026)

Redaksi//

Detikdki.online

pewarta: Aziz

Berita Terkait

DISHUB PANTAI BOOM BANYUWANGI AKUI TIDAK TAHU KEGIATAN PEMOTONGAN BESI TUA DI DEPAN KANTOR  
Sesosok Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah Di Jalan
Kembali ke MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC SAMPANG, Umar Faruk Bawa Misi Kemanusiaan dan Pesan Perdamaian di Kab. Sampang
Nomor Urut 2 Jadi Simbol Perubahan: Gatot Sugiono Siap Wujudkan Ketapang yang Maju dan Jujur.
Uji Materiil Pasal 103 ayat (1) huruf a dan b UU Narkotika terhadap UUD NRI Tahun 1945 di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia
Lapor Ke Polda Jatim, Zainul Arifin Dikeroyok 4 Orang Hingga Diinjak-injak
Sekjen LPKHI Apresiasi Pengungkapan Pabrik Minyakita Ilegal di Sidoarjo oleh Satgas Pangan Polda Jatim: “Ini Wujud Nyata Perlindungan Rakyat”
Ketua DPAC Sukomanunggal Surabaya Audiensi Silaturahmi dengan Camat, dan polsek Wujud Komitmen Sinergi Bersama Pemerintah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:33 WIB

DISHUB PANTAI BOOM BANYUWANGI AKUI TIDAK TAHU KEGIATAN PEMOTONGAN BESI TUA DI DEPAN KANTOR  

Kamis, 23 April 2026 - 18:50 WIB

Sesosok Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Tergeletak Bersimbah Darah Di Jalan

Rabu, 22 April 2026 - 21:56 WIB

Kembali ke MADAS ( Madura Asli Daerah Anak Serumpun ) DPC SAMPANG, Umar Faruk Bawa Misi Kemanusiaan dan Pesan Perdamaian di Kab. Sampang

Rabu, 22 April 2026 - 20:20 WIB

Nomor Urut 2 Jadi Simbol Perubahan: Gatot Sugiono Siap Wujudkan Ketapang yang Maju dan Jujur.

Rabu, 22 April 2026 - 19:34 WIB

Lapor Ke Polda Jatim, Zainul Arifin Dikeroyok 4 Orang Hingga Diinjak-injak

Rabu, 22 April 2026 - 18:56 WIB

Sekjen LPKHI Apresiasi Pengungkapan Pabrik Minyakita Ilegal di Sidoarjo oleh Satgas Pangan Polda Jatim: “Ini Wujud Nyata Perlindungan Rakyat”

Rabu, 22 April 2026 - 18:35 WIB

Ketua DPAC Sukomanunggal Surabaya Audiensi Silaturahmi dengan Camat, dan polsek Wujud Komitmen Sinergi Bersama Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 18:32 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Priode 2026 – 2029 Resmi di Lantik. 

Berita Terbaru

REGIONAL

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sumberndawesari

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:55 WIB