Warga Sampang Jadi Korban Dugaan Pemerasan dan Pengeroyokan Saat Mengawal Ambulans, MADAS Sedarah Turun Tangan

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya // Detikdki.online  Seorang warga Kabupaten Sampang bernama Naiman menjadi korban dugaan tindak pidana pemerasan disertai pengeroyokan oleh sekelompok orang yang diduga melakukan aksi premanisme di Jalan Sedati sidoarjo, saat dirinya tengah mengawal ambulans untuk menjemput jenazah dari Bandara Juanda.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Naiman bersama rombongan dalam perjalanan dari Sampang menuju Surabaya untuk menjemput jenazah. Namun, di tengah perjalanan, rombongan dihentikan secara tiba-tiba oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.

Tanpa memiliki kewenangan yang sah, para pelaku melakukan penghentian secara paksa dan ilegal. Tidak hanya itu, mereka juga mengeluarkan kata-kata tidak senonoh, disertai tindakan kekerasan berupa pengeroyokan terhadap Naiman.

Dalam kondisi tertekan, korban diduga dipaksa untuk menyerahkan uang sebesar Rp3 juta. Para pelaku bahkan mengancam dan melakukan pemukulan apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi.

Ironisnya, peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang menjalankan misi kemanusiaan, yakni mengawal ambulans untuk menjemput jenazah dari Bandara Juanda untuk dibawa pulang ke Sampang.

Atas kejadian tersebut, Naiman telah melaporkan secara resmi ke Polda Jawa Timur guna mendapatkan perlindungan hukum dan keadilan.

Menanggapi hal tersebut, tim dari MADAS Sedarah langsung melakukan pendampingan terhadap korban. Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum hingga tuntas.

“MADAS Sedarah mengecam keras segala bentuk tindakan premanisme yang meresahkan masyarakat, terlebih dalam situasi duka seperti ini. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga melukai nilai kemanusiaan,” tegas perwakilan MADAS Sedarah.

MADAS Sedarah juga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polda Jawa Timur, untuk segera menangkap seluruh pelaku yang terlibat dan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Selain itu, MADAS Sedarah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur serta tidak memberikan ruang bagi praktik-praktik premanisme yang merugikan dan meresahkan.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, karena menunjukkan bahwa tindakan premanisme masih terjadi dan dapat menimpa siapa saja, bahkan dalam situasi kemanusiaan seperti pengawalan jenazah.

Redaksi//

Detikdki.online

(Aziz)

Berita Terkait

Ketua DPAC Sukomanunggal Surabaya Audiensi Silaturahmi dengan Camat, dan polsek Wujud Komitmen Sinergi Bersama Pemerintah
Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Priode 2026 – 2029 Resmi di Lantik. 
Penyelenggaraan Banten Inovasi Expo 2026 di dukung oleh Pemerintah Provinsi Banten dan DPRD Provinsi Banten
Kartini di Ruang Bayi: Ketua TP-PKK Sheren Amelinda Jauwerissa Bawa Kasih untuk Ibu dan Anak Tanimbar di RSUD Magretty Lauran.
Pencanangan Dan Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026, Dihadiri Bupati Kepulauan Tanimbar
SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI MADAS  
GEMPAR! DUNIA PENDIDIKAN RUSAK: WALI MURID JAMBAK RAMBUT ANAK SD, KEPSEK SDN WONOSARI 1 DITUDING BERPihak DAN PILIHAK!  
LPK-GPI Desak Evaluasi Proyek Jalan Penumangan Unit 6, Diduga Gunakan Material Bekas

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:35 WIB

Ketua DPAC Sukomanunggal Surabaya Audiensi Silaturahmi dengan Camat, dan polsek Wujud Komitmen Sinergi Bersama Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 18:32 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Priode 2026 – 2029 Resmi di Lantik. 

Rabu, 22 April 2026 - 18:30 WIB

Penyelenggaraan Banten Inovasi Expo 2026 di dukung oleh Pemerintah Provinsi Banten dan DPRD Provinsi Banten

Rabu, 22 April 2026 - 12:57 WIB

Kartini di Ruang Bayi: Ketua TP-PKK Sheren Amelinda Jauwerissa Bawa Kasih untuk Ibu dan Anak Tanimbar di RSUD Magretty Lauran.

Rabu, 22 April 2026 - 12:40 WIB

SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI MADAS  

Rabu, 22 April 2026 - 12:28 WIB

GEMPAR! DUNIA PENDIDIKAN RUSAK: WALI MURID JAMBAK RAMBUT ANAK SD, KEPSEK SDN WONOSARI 1 DITUDING BERPihak DAN PILIHAK!  

Selasa, 21 April 2026 - 22:47 WIB

LPK-GPI Desak Evaluasi Proyek Jalan Penumangan Unit 6, Diduga Gunakan Material Bekas

Selasa, 21 April 2026 - 18:14 WIB

Diduga Susu Jadi Biang Kerok, Puluhan Siswa SD NEGERI BALUNG MULYO Alami Keracunan. 

Berita Terbaru