Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY),

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 20:50 WIB

505 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

didampingi wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah berserta Bupati Tangerang Drs H Moch Maeysal Rasyid M,.Si.melakukan kunjungan kerja ke Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (16/4/2026). Peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung hasil revitalisasi kawasan kumuh yang kini telah berubah menjadi permukiman tertata dari before yang dianggap tidak layak dan after yang semakin layak ,kolaborasi antara pemerintah dengan lembaga serta semua masyarakat dalam membangun hunian dikampung nelayan .

 

Ia mengatakan dengan dibangunnya lahan seluas 1,3 hektare tersebut kini telah bertransformasi menjadi lingkungan hunian yang lebih sehat bagi masyarakat pesisir. Program penataan ini difokuskan pada peningkatan standar hidup nelayan melalui perbaikan infrastruktur dasar dan penyediaan hunian yang lebih layak yang sebelumnya bisa dikatakan kondisinya kurang layak untuk hidup,” kata Agus Harimurti Yudhoyono selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan saat memberikan keterangan di lokasi.

Sebanyak 110 unit rumah baru telah dibangun untuk menggantikan gubuk-gubuk kumuh yang sebelumnya berdiri di kawasan tersebut. Selain hunian, pemerintah juga menyediakan infrastruktur pendukung seperti akses jalan lingkungan, sistem sanitasi yang modern, hingga fasilitas penerangan jalan yang memadai.

Mengenai mekanisme kepemilikan, pemerintah telah merancang skema pembiayaan khusus agar tidak membebani kondisi ekonomi keluarga nelayan. Hal ini dilakukan agar warga tetap bisa memiliki hunian yang layak tanpa mengganggu stabilitas keuangan rumah tangga mereka.

Diarea yang seluas 1.3 hektar ini dibangun 110 rumah hunian dengan luasan 60 meter dan dibangun dengan ukuran 30meter persegi dan dapat diangsur seminggu itu kurang lebih 140 ribuan rupiah,” ujar Agus Harimurti Yudhoyono saat menjelaskan rincian biaya yang harus dikeluarkan oleh warga untuk mendapatkan hunian tersebut.

Selain itu ada rencana pengembangan kawasan ini kedepan dan tidak berhenti pada hunian saja, melainkan akan berlanjut pada pembangunan fasilitas produktif. Pemerintah memproyeksikan pembangunan tanggul penahan abrasi, dermaga, SPBU khusus nelayan, hingga pabrik es berbasis air laut untuk mendukung ekonomi lokal.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, turut menjelaskan bahwa proses pelaksanaan revitalisasi ini melibatkan empat pilar utama dalam masyarakat. Kerja sama tersebut mencakup peran pemerintah daerah, organisasi kemanusiaan, koperasi, serta keterlibatan aktif dari masyarakat setempat.

Anggaran yang sudah sudah digelontorkan kurang lebih Rp 5.5 miliar untuk perbaikan dan pembangunan 110 rumah dengan luas tanah 60 meter dan luas bangunan 30 meter persegi.

6,3 milyar dari pemkab Tangerang untuk pembangunan jalan utama,jalan lingkungan drainase,sarana air bersih ,balai warga posyandu dan tempat pengepulan kerang hijau serta hadirnya koperasi mitra dhuafa (KOMIDA) yang memfasilitasi pembelian tanah dari warga secara cash dengan total anggaran 2.2 milyar ,

Harapan kedepan program yang belum terlaksana akan segera terealisasi dengan adanya kerjasama semua pihak.

Redaksi//

Detikdki.online

Ysf

Berita Terkait

Ketua DPAC Sukomanunggal Surabaya Audiensi Silaturahmi dengan Camat, dan polsek Wujud Komitmen Sinergi Bersama Pemerintah
Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Priode 2026 – 2029 Resmi di Lantik. 
Penyelenggaraan Banten Inovasi Expo 2026 di dukung oleh Pemerintah Provinsi Banten dan DPRD Provinsi Banten
Kartini di Ruang Bayi: Ketua TP-PKK Sheren Amelinda Jauwerissa Bawa Kasih untuk Ibu dan Anak Tanimbar di RSUD Magretty Lauran.
Pencanangan Dan Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026, Dihadiri Bupati Kepulauan Tanimbar
SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI MADAS  
GEMPAR! DUNIA PENDIDIKAN RUSAK: WALI MURID JAMBAK RAMBUT ANAK SD, KEPSEK SDN WONOSARI 1 DITUDING BERPihak DAN PILIHAK!  
LPK-GPI Desak Evaluasi Proyek Jalan Penumangan Unit 6, Diduga Gunakan Material Bekas

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:35 WIB

Ketua DPAC Sukomanunggal Surabaya Audiensi Silaturahmi dengan Camat, dan polsek Wujud Komitmen Sinergi Bersama Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 18:32 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Priode 2026 – 2029 Resmi di Lantik. 

Rabu, 22 April 2026 - 18:30 WIB

Penyelenggaraan Banten Inovasi Expo 2026 di dukung oleh Pemerintah Provinsi Banten dan DPRD Provinsi Banten

Rabu, 22 April 2026 - 12:57 WIB

Kartini di Ruang Bayi: Ketua TP-PKK Sheren Amelinda Jauwerissa Bawa Kasih untuk Ibu dan Anak Tanimbar di RSUD Magretty Lauran.

Rabu, 22 April 2026 - 12:40 WIB

SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI MADAS  

Rabu, 22 April 2026 - 12:28 WIB

GEMPAR! DUNIA PENDIDIKAN RUSAK: WALI MURID JAMBAK RAMBUT ANAK SD, KEPSEK SDN WONOSARI 1 DITUDING BERPihak DAN PILIHAK!  

Selasa, 21 April 2026 - 22:47 WIB

LPK-GPI Desak Evaluasi Proyek Jalan Penumangan Unit 6, Diduga Gunakan Material Bekas

Selasa, 21 April 2026 - 18:14 WIB

Diduga Susu Jadi Biang Kerok, Puluhan Siswa SD NEGERI BALUNG MULYO Alami Keracunan. 

Berita Terbaru