Ketua LBH Maskar Indonesia Usulkan Pendaftaran PMI Dipusatkan di Desa untuk Tutup Ruang Calo

REDKSI DETIK DKI

- Redaksi

Senin, 26 Januari 2026 - 12:27 WIB

5016 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LBH Maskar Indonesia, H. Nanang Komarudin, SH, MH, mengusulkan agar sistem pendaftaran dan pendataan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dipusatkan di tingkat desa sebagai bagian dari reformasi menyeluruh tata kelola penempatan PMI. Menurut Nanang, desa harus difungsikan sebagai verifikator awal keabsahan dokumen kependudukan CPMI, sekaligus menjadi pusat pendataan faktual warga yang berangkat dan pulang dari luar negeri, serta simpul utama pengawasan proses rekrutmen hingga penempatan.

“Jika desa dilibatkan sebagai garda terdepan, maka ruang gerak calo dan sponsor liar akan semakin sempit. Proses perekrutan menjadi lebih terkendali dan bisa diawasi langsung dari bawah,” ujar Nanang. Ia menilai, selama ini lemahnya sistem pendataan dan pengawasan menjadi celah utama maraknya praktik percaloan serta permainan oknum di berbagai level, termasuk di instansi ketenagakerjaan.

Nanang yang mengaku pernah terlibat langsung dalam ekosistem penempatan PMI menyatakan bahwa sistem berbasis desa justru akan menutup berbagai celah kebocoran yang selama ini dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk keuntungan pribadi. “Kalau sistem desa ini berjalan, justru akan menutup banyak ruang keuntungan pribadi, termasuk bagi saya sendiri. Tapi ini demi kepentingan bangsa dan perlindungan PMI,” tegasnya.Ia juga mengungkapkan bahwa konsep serupa pernah diterapkan di masa lalu dan mendapat penolakan keras dari para calo dan sponsor karena dianggap mengancam kepentingan mereka. Nanang menegaskan, keadilan sosial bagi PMI hanya bisa terwujud jika sistem penempatan dibangun dari fondasi pendataan yang valid, rekrutmen yang transparan, serta pengawasan yang hidup hingga ke tingkat desa “Tanpa sistem yang kuat dari bawah, perlindungan PMI hanya akan menjadi slogan,” pungkasnya.

Redaksi//

Detikdki.online

(Investigasi)

Berita Terkait

Ketua DPAC Sukomanunggal Surabaya Audiensi Silaturahmi dengan Camat, dan polsek Wujud Komitmen Sinergi Bersama Pemerintah
Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Priode 2026 – 2029 Resmi di Lantik. 
Penyelenggaraan Banten Inovasi Expo 2026 di dukung oleh Pemerintah Provinsi Banten dan DPRD Provinsi Banten
Kartini di Ruang Bayi: Ketua TP-PKK Sheren Amelinda Jauwerissa Bawa Kasih untuk Ibu dan Anak Tanimbar di RSUD Magretty Lauran.
Pencanangan Dan Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026, Dihadiri Bupati Kepulauan Tanimbar
SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI MADAS  
GEMPAR! DUNIA PENDIDIKAN RUSAK: WALI MURID JAMBAK RAMBUT ANAK SD, KEPSEK SDN WONOSARI 1 DITUDING BERPihak DAN PILIHAK!  
LPK-GPI Desak Evaluasi Proyek Jalan Penumangan Unit 6, Diduga Gunakan Material Bekas

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 18:35 WIB

Ketua DPAC Sukomanunggal Surabaya Audiensi Silaturahmi dengan Camat, dan polsek Wujud Komitmen Sinergi Bersama Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 - 18:32 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia  (PWI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar Priode 2026 – 2029 Resmi di Lantik. 

Rabu, 22 April 2026 - 18:30 WIB

Penyelenggaraan Banten Inovasi Expo 2026 di dukung oleh Pemerintah Provinsi Banten dan DPRD Provinsi Banten

Rabu, 22 April 2026 - 12:57 WIB

Kartini di Ruang Bayi: Ketua TP-PKK Sheren Amelinda Jauwerissa Bawa Kasih untuk Ibu dan Anak Tanimbar di RSUD Magretty Lauran.

Rabu, 22 April 2026 - 12:40 WIB

SEJARAH BERDIRINYA ORGANISASI MADAS  

Rabu, 22 April 2026 - 12:28 WIB

GEMPAR! DUNIA PENDIDIKAN RUSAK: WALI MURID JAMBAK RAMBUT ANAK SD, KEPSEK SDN WONOSARI 1 DITUDING BERPihak DAN PILIHAK!  

Selasa, 21 April 2026 - 22:47 WIB

LPK-GPI Desak Evaluasi Proyek Jalan Penumangan Unit 6, Diduga Gunakan Material Bekas

Selasa, 21 April 2026 - 18:14 WIB

Diduga Susu Jadi Biang Kerok, Puluhan Siswa SD NEGERI BALUNG MULYO Alami Keracunan. 

Berita Terbaru