Pohon Rindang di Jalan Raya Kutabumi Disebut Berpotensi Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

REDAKSI BANTEN

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:25 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon Rindang di Jalan Raya Kutabumi Disebut Berpotensi Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

 

*TANGERANG* – Keberadaan tanaman pohon di sepanjang sisi jalan memang memiliki fungsi ganda yang sangat penting. Selain berfungsi sebagai penghias jalan agar terlihat lebih asri dan sejuk, pohon juga berfungsi sebagai paru-paru kota yang berperan penting dalam menyaring udara kotor akibat polusi kendaraan. Namun di sisi lain, pohon-pohon tersebut juga dapat berubah menjadi potensi bahaya bagi pengguna jalan apabila tidak mendapat perhatian dan perawatan secara rutin dari pihak terkait.

Kondisi tersebut saat ini terlihat jelas di sepanjang Jalan Raya Kutabumi yang secara administratif masuk ke dalam wilayah Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Berdasarkan pantauan di lapangan, pepohonan yang tumbuh di sepanjang jalan tersebut kini sudah tumbuh sangat tinggi dan rimbun hingga sebagian besar menutupi Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang seharusnya berfungsi menerangi jalan pada malam hari.

 

Melihat kondisi di lapangan seperti ini, muncul kesan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang masih kurang peduli dan kurang serius dalam memperhatikan kondisi pepohonan yang ada di sepanjang Jalan Raya Kutabumi.

Dari hasil pantauan awak media di lokasi, terlihat jelas bahwa pepohonan yang ada di sepanjang jalan tersebut terkesan tidak terurus dan tidak pernah dilakukan pemangkasan secara berkala.

 

Terkait hal ini, Rudi, salah satu warga Kelurahan Kutabaru menyampaikan keresahannya. Ia mengatakan bahwa pohon-pohon yang berada di sepanjang Jalan Raya Kutabaru saat ini sudah tumbuh sangat tinggi. “Takutnya tumbang disambar angin kencang terus, kan bahaya banget kalau ketimpa warga atau kendaraan saat lewat. Tolonglah dipangkas, jangan sampai ada kejadian baru bergerak,” ungkapnya dengan nada khawatir.

 

Di tempat terpisah, Alexander Salembun yang menjabat sebagai PLT Ketua DPC Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Kabupaten Tangerang juga turut angkat suara. Ia meminta dengan tegas kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang agar secepatnya menurunkan petugas untuk melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang sudah sangat tinggi dan rindang di sepanjang Jalan Raya Kutabumi, tepatnya di wilayah Kelurahan Kutabaru. Pernyataan tersebut ia sampaikan pada hari Minggu, tanggal 5 Juli 2026.

 

Lebih lanjut Alex, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan pepohonan rindang yang sudah sangat tinggi tersebut akan tumbang atau ranting pohon akan patah ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang, sehingga dapat menimpa dan mencelakai pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut.

 

Pada kesempatan yang sama, Alex yang juga merupakan mantan wartawan dari http://JurnalNasional.id menambahkan bahwa kondisi sepanjang Jalan Raya Kutabumi saat ini masih jauh dari kata ASRI. Oleh karena itu ia juga meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan penataan terhadap keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sisi jalan sepanjang Jalan Raya Kutabumi. Pasalnya keberadaan PKL tersebut membuat kawasan terlihat kumuh dan juga menyebabkan terjadinya penyempitan badan jalan. Kondisi ini tentu cukup mengganggu kenyamanan dan keselamatan, baik bagi pejalan kaki maupun bagi pengguna sepeda serta para pengendara kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. “Tutupnya,”

Redaksi

Ysf

Berita Terkait

Sengketa Tanah 130 Meter Persegi Sejak 2017 Belum Tuntas, Ahli Waris dan Pembeli Belum Sepakati Pelunasan
Aksi Penutupan Jalan di Pajarakan Mengakibatkan Terganggunya Arus Lalu Lintas dan Aktivitas Masyarakat
Bea Cukai Madura Disorot, Penindakan Rokok Ilegal Hanya Tajam Ke Bawah Tumpul Ke Atas
Koramil 03/Legok Bagian 50 Paket Beras kepada Warga Kurang Mampu.
Diduga Belum Kantongi PBG, Pembangunan Ruko di Kecamatan Neglasari Kota Tangerang Jadi Sorotan
Agus Flores Ingatkan Advokat Senior Jaga Marwah Profesi dan Hindari Narasi yang Memecah Belah
KABB Demo Kemendagri, Tuntut Tangani Pelanggaran Sumpah Jabatan ‎
MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPD Jawa Timur Sampaikan Ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Dedikasi Polri Dalam Melayani Negeri

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:07 WIB

POLRES PROBOLINGGO LURUSKAN ISU PENANGKAPAN ANGGOTA KELOMPOK MASYARAKAT, TEGASKAN HANYA DILAKUKAN KLARIFIKASI

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Dari Mitigasi hingga Kesiapsiagaan, FPRB Kota Probolinggo Bangun Komunikasi dengan Kodim 0820

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:31 WIB

Polres Probolinggo Kota Kukuhkan Kepengurusan Da’i Kamtibmas, Perkuat Sinergi Polisi Dan Tokoh Agama Jaga Kondusivitas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Kapolres Probolinggo Kota Salurkan Air Bersih dan Silaturahmi Bareng Forkopimcam Tongas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Perkuat Sinergi dan Soliditas Organisasi, Tiga DPAC MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Probolinggo Gelar Rakor dan Konsolidasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:49 WIB

SIARAN PERS: DPW LSM BIDIK JATIM DAN DPC MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) PROBOLINGGO RAYA RESMI LAPORKAN DUGAAN KORUPSI BPNT DAN TPPU KE KPK HINGGA KEJAGUNG

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:44 WIB

PERKUAT SINERGI KONTROL SOSIAL, PENGURUS BIDIK TINGKAT KECAMATAN BANGUN KOLABORASI STRATEGIS BERSAMA DPC ORMAS MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) PROBOLINGGO RAYA

Jumat, 30 Oktober 2026 - 00:40 WIB

ALIANANSI TEGAS BERSAMA RAKYAT: MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) DPC PROBOLINGGO RAYA DAN LSM BIDIK JATIM RESMI LAPORKAN DUGAAN MAFIA BANSOS di LECES

Berita Terbaru